Ukhuwah Simpul Cinta

Kemarin, mungkin hari dimana hari paling membahagiakan untukku. Dimana ada saudari yang bergabung dalam dakwah ini dan saudariku yang lain menggenapkan separuh agamanya. Mungkin tak sampai tangis ini pecah dan membuncah. Ia hanya tertahan di sudut mata dan hati. Seorang saudari yang ku kenal lama, sejak SD kami berkawan meski tak dekat. Aku tahu bagaimana ia berjalan menapaki hidupnya. Rasanya bahagia begitu ia mendekat dan disatukan dalam dakwah
Ya, teman sejati itu memang ada dan benar-benar indah ikatannya jika kita tarik pada satu simpul. Simpul ukhuwah. Persaudaraan dalam Islam. Siapakah yang akan menyusulnya? Menggenapkan yang separuh. 
Siapa selanjutnya??? Saya mah kuliah dulu deh, sambil perbaikan gizi eh perbaikan diri maksudnya.

^^,
0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Pertemuan (Quote)

Setidaknya kita pernah bertemu, meski pertemuan-pertemuan itu tidak pernah kita sadari satu sama lain. Sebab, tujuan masa depan…

Amanah

Desember segera muncul ke permukaan, sedang Nopember masih meragukan untuk bersantai-santai ria. Nopember mengisahkan antara pembagian pikiran dan…