Setelah Menjadi Ibu

Setelah punya anak, aku baru tahu bagaimana rasanya jadi dunianya manusia kecil. Apalagi sekarang Ahnaf sudah mulai “tahu” ibunya, lagi masa-masanya manja, maunya digendong. Tak gendong kemana-mana pokoknya.

Lelah pasti, apalagi ibu-ibu kan kerjaannya ga cuma megang anak aja. Ya gak buibu? Itu cucian, setrikaan, beberes, ga bisa bersih sendiri kan rumah. Hihihi. Belom lagi kalau working mom. Luar biasa. 👍🏻

Maasyaa Allah ya,
Allah tuh kasih kekuatan buat seorang ibu itu berlipat ganda. Mulai dari hamil, melahirkan, menyusui, mengasuh, madrasah pertama, melayani suami. Semua udah Allah setting sedemikian rupa supaya kita mampu melaksanakannya. 

Namun, penyakitnya kadang suka lupa. Disela-sela lelah, baiknya diselipkan syukur di sana. Kadang curhat aja sama suami, begini, begitu, diingatkan lagi soal bersyukur.

Bersyukur dikasih amanah buat bersihin rumah, saat yg lain bingung mau tinggal dimana.

Bersyukur dikasih repot ngurusin anak, saat yg lain lagi usaha buat program anak.

Bersyukur dikasih keleluasaan menyusui di rumah, saat ibuk lain harus jauh dari anak, harus mompa ASI, atau bahkan belum bisa menyusui.. 

Iya juga ya?

Ternyata dalam hal-hal yg kita keluhkan itu bisa jadi adalah yg orang lain idam-idamkan.

Ya Allah,
Maafkan lisan ini yg kurang bersyukur. 😭

Belajar setiap waktu….
0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Ruang Henti

Kamu butuh ruang. Untuk sejenak berhenti. Mengingat kembali tujuan awal kamu melangkah. Sudah jauh perjalanan, bukankah tugasmu hanya…