Mungkin…

Mungkin memang aku tak pernah tahu yang sebenarnya Kau tuliskan. 
Aku hanya merasa bahwa yang aku lakukan adalah yang terbaik.
Tapi, entah kenapa Kau hadiahkan suatu kegagalan ini.

Mungkin memang belum saatnya tiba.
Hingga aku harus tersadar dengan kesakitan ini.
Terlampau sulit untuk menyingkap rahasiaMu.
Apakah yang terjadi nanti dan nanti.

Mungkin akan ada taman yang indah di ujung sana.
Taman yang harus dibayar dengan menempa hati.
Taman yang dirindu dengan optimisme.

Mungkin menyemai harapan yang ada sekarang lebih baik.
Menjaganya agar suatu saat nanti akan muncul benih-benih mimpi yang sempat tertunda.

Mungkin, ya mungkin.
Masih banyak kemungkinan yang ada.



11 Juni 2014
¬©yulinsar 

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Kelapangan

Satu hal yang sulit dicari dengan hanya bertanya. Tidak nampak dalam sekali jumpa. Bukan sesuatu yang bisa dinilai…

Berisik

Pagi ini jalanan lebih berisik dari biasanya. Apa itu berasal dari pikiranku sendiri yang riuh saja? Ah entahlah,…

Sujudlah.

Sejak kemarin tubuh kosongnya berjalan ke sana kemari mencari arti semangat yang hilang sebulan terakhir. Tubuhnya letih untuk…