Lika-liku Menyusui : REVIEW Herba ASIMOR


Hai, mamsi. Perjuangan mengasihi itu ternyata tidak mudah ya? Meskipun dua tahun juga bukan waktu yang lama, namun selama dua tahun inilah proses tumbuh kembang anak sedang meningkat pesat. ASI adalah makanan plus minuman pertama bagj si kecil. Cairan emas dari Allah inilah yang memaksimalkan tumbuh kembangnya. ASI sudah tersedia bahkan sejak Mamsi hamil lho. Iya, kelenjar susu sudah terbentuk di usia kehamilan memasuki trimester kedua. Nah biasanya beberapa ibu hamil akan mengalami ASI yang “rembes”. Namun banyak juga yang selama kehamilan tidak sampai ASI-nya merembes. Jangan khawatir ya, ASI yang keluar ini adalah kolostrum yang sangat baik untuk benteng pertahanan pertama untuk bayi yang baru lahir. Meskipun kolostrum sudah keluar, di saat setelah melahirkan tetap masih ada kok ASI-nya. Juga tidak perlu risau buat Mamsi yang selama kehamilan tidak mengalami ini, karena aku juga termasuk di antara yang tidak pernah merasakan rembesan ASI saat hamil. Mamsi tetap dapat menyusui dengan lancar kok setelah melahirkan. 

ASI akan keluar pertama kali setelah plasenta bayi sudah dilahirkan. IMD alias Inisiasi Menyusu Dini biasanya dilakukan sesaat bayi keluar, di dalam dekapan Mamsi, bayi akan membantu mengeluarkan plasenta dari rahim kemudian merayap mencari-cari sumber makanannya yang terletak di payudara Mamsi. Warna puting yang kontras dan bau dari puting susu yang mirip dengan ketuban memudahkan bayi untuk menemukan sumber makanannya. Sebab penglihatan bayi baru lahir afalah warna-warna yang kontras seperti hitam dan putih. Kemudian bayi akan mencari-cari puting Mamsi dan reflek menghisap dia lakukan. Rangsangan hisapan bayilah yang membuat air susu ibu mengalir ke dalam tubuhnya. Mamsi mungkin khawatir, apakah bayiku ini bisa menghisap dengar benar, apakah ASI ku keluar, dan segudah pertanyaan lain. Tenang, insyaa Allah seiring berjalannya waktu dan bertambahnya pengetahuan Mamsi tentang menyusui semakin membuat bayi pintar dalam menyusu secara langsung.

Jaman sekarang juga sangat mudah sekali mencari informasi tentang menyusui dan ASI, lewat media sosial bahkan market place juga bisa. Sudah banyak juga konselor menyusui dan rumah sakit atau rumah bersalin yang ramah ASI. Sehingga mereka akan mengedukasi ibu hamil untuk memberikan ASI sebagai makanan pertama bayi. Mamsi juga tidak perlu khawatir soal menyusui si kecil, tenrang ASI yang kurang lancar atau seret, karena kini ASI booster juga bisa menjadi pilihan Mamsi untuk membantu meningkatkan dan melancarkan produksi ASI. Satu lagi, menjadi pejuang kASIh tidak boleh stress supaya ASI mengalir deras. Yuk Mamsi minta dukungan suami supaya ASI lancar dengan pijat oksitosin dan membelikan cemilan kesukaan Mamsi. 

Kisahku
Awalnya, kupikir menyusui itu adalah hal yang mudah. Proses alami yang pasti bisa dilakukan oleh ibu-ibu pada umumnya. Setiap ibu pasti punya naluri untuk menjaga anaknya, memberikan yang terbaik. Tapi pada akhirnya aku tahu, menyusui butuh diperjuangkan. Jujur saja, aku termasuk yang kurang sekali edukasi ASI ketika hamil. Bahkan belajar menyusui justru setelah ada bayi. Sayang sekali saat itu belum tergerak untuk mempelajari ilmu menyusui ketika sedang hamil. Padahal setelah mengalami sendiri drama demi drama menyusui, baru mulai belajar tentang menyusui setelah bayi lahir. Tulisan ini ingin sekali kupersembahkan untuk ibuk-ibuk yang lagi hamil dan belajar menyusui. Supaya bisa sama-sama mengikhtiarkan ASI lancar sedini mungkin. Mamsi jangan seperti aku ya, mulai belajar tentang menyusui sejak hamil adalah yang terbaik.

Jika Mamsi sudah punya ilmu tentang menyusui semenjak hamil, niscaya ketika bayi lahir pun sudah tidak mengalami kesulitan yang begitu berarti. Sudah tinggal fokus pada bayi dan pemulihan pasca melahirkan. Juga fokus pada pengasuhan bayi Mamsi.

Bukan proses yang sebentar, sungguh, daripada ASI, justru air matalah yang lebih deras mengalir. Hahaha. Pertama kali setelah melahirkan, drama yang paling umum terjadi adalah “ASI ku belum keluar”, itupun aku juga merasakannya. Sudah diusahakan semaksimal mungkin supaya keluar, hanya setetes dua tetes yang keluar. Tapi aku tahu itu adalah bagian kolostrum yang bagus untuk bayi, aku tetap belajar menyusui langsung. Berjuang menjadi Mamsi (Mama ASI) untuk anakku.

Waktu demi waktu, begadang kulakukan. Dua pekan pertama ASI sudah mulai banjir. Pelekatan menyusui kupelajari lagi, evaluasi berat badan, dan frekuensi BAK dan BAB selalu dipantau. Alhamdulillah, sudah terpenuhi kriteria kecukupan ASI. Namun, masa-masa newborn adalah masa-masa genting menyusui, sebab di kecil akan mengalami yang namanya growth spurt alias percepatan pertumbuhan. Masa-masa inilah yang membuat bayi terus menempel pada ibunya. Menyusu teeus tanpa jeda yang lama, dan membutuhkan waktu yang panjang dalam satu sesi menyusui. 

Apa nih kalau begini Mamsi keluhannya? Ya, betul sekali. Pinggang pegel, pundak nyeri, tangan kesemutan, demi menyusui si kecil. Belum lagi puting yang lecet karena pelekatan bayi yang belum tepat. Selain itu bekas luka melahirkan masih terasa sakit dan ada suami yang musti kita penuhi kebutuhannya dan rumah yang harus tetap dirawat. Karena menyusui dengan duduk sudah tak sanggup kulakukan berlama-lama, maka aku belajar menyusui bayi dengan berbaring miring. Alhamdulillah, dengan posisi menyusui seperti ini membuatku nyaman bersama si kecil dan bisa sedikit beristirahat juga.

Maasyaa Allah, jadi ibu memang perjuangannya tak pernah berhenti ya. Ini pun baru babak awal, belum lagi babak selanjutnya bersama si kecil yang tersayang. Episode kehidupannya yang panjang, semoga Mamsi dimudahkan dalam membuat awal yang baik bagi kehidupannya. 

Kekhawatiranku
Produksi ASI adalah sesuai permintaan bayi, alias supply=demand. Semakin sering disusui, dengan pelekatan yang efektif maka produksi ASI akan semakin bertambah. Otak akan mengirimkan sinyal pada tubuh jika bayi (melalui hisapannya) membutuhkan ASI lebih banyak lagi. 

Ketika growth spurt terjadi, perasaan khawatir muncul kembali. Apakah ASI ku kurang? Sehingga bayi jadi belum puas menyusu. Ataukah ASI ku tiba-tiba berhenti keluar? Karena jujur ketika payudara ditekan maka jumlah ASI yang keluar tidak sebanyak biasanya. Belum lagi ketika puncaknya growth spurt terjadi di tengah malam, kondisi lelah, ngantuk, dan lapar jadi satu. 

Kondisi tubuhku sendiri yang tidak fit, membuat produksi ASI ku sedikit terhambat. Mengapa? Karena faktor stress juga menjadi pemicu ASI tidak lancar. Pelekatan sudah efektif, namun pengisian kembali payudara cukup lama sehingga bayi kadang sudah keburu haus dan lapar. Caraku yang paling efektif adalah dengan makan secepatnya, dengan makan makanan tinggi protein dan minum air kurang lebih 3 sampai 4 liter sehari. Selain itu juga aku meningkatkan kualitas ASI dengan minum ASI booster.

Adanya ASI booster ini sangat membantuku menambah produksi ASI. Karena aku termasuk Mamsi yang melakukan tugas rumah semuanya sendiri, jadi aku butuh ASI booster yang praktis dan halal tentunya. Apa sih ASI booster pilihanku?

Ikhtiarku
Untuk menjaga produksi asiku tetap lancar, aku berikhtiar untuk mencoba booster ASI. Pilihanku jatuh kepada Herba Asimor, booster ASI herbal asli Indonesia. Herba Asimor merupakan herbal yang mengandung ekstrak daun katuk, daun torbangun, ekstrak ikan gabus. Herbal ini digunakan untuk membantu melancarkan produksi ASI. 

Dua kandungan utama pada Herba Asimor, yakni daun katuk dan daun torbangun sudah sangat terkenal dapat meningkatkan produksi ASI para Mamsi sejak jaman dahulu. Dari jaman nenek kita mungkin, sudah paten sekali daun katuk dan torbangun atau daun bangun-bangun untuk ibu yang habis melahirkan supaya bisa lancar menyusui anak-anaknya. Kualitas daun katuk dan daun torbangun yang fenomenal ini, kini disatukan juga dengan kandungan ikan gabus yang kaya akan protein dan vitamin. Sehingga tak hanya kuantitas saja yang meningkat, tetapi kualitas ASI yang dikeluarkan semakin bagus. Selain itu ikan gabus memiliki kandungan yang dapat mempercepat penyembuhan pada bekas operasi caesar, mempercepat pemulihan dan kekuatan wanita paska melahirkan, dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. 

Ketiga bahan mujarab ini diproses dengan teknologi modern dan canggih sehingga sudah terjamin mutu dan kualitasnya hingga sampai ke tangan Mamsi sekalian. Selain itu Herba Asimor ini dikemas dalam bentuk salut selaput, jadi Mamsi mudah banget minumnya. Tidak perlu tiap hari godog sayur katuk lagi, atau ngejus daun torbangun sendiri. Praktis dibawa kemana aja dan gampang dikonsumsi. Jadi Mamsi bisa makan makanan yang Mamsi suka, karena kalau mood bagus, nanti hormon oksitosin akan memacu lancarnya ASI. Kombinasi yang pas! Praktis, mudah, lancar!

Herba Asimor ini kandungannya dari ekstrak daun katuk, daun torbangun, dan ikan gabus, sehingga tidak perlu banyak-banyak mengonsumsinya. Cukup satu kaplet diminum 2 kali sehari, pagi dan sore hari. Jika rutin, hasil produksi ASI akan meningkat dan terlihat pada sepekan pertama. Frekuensi BAK bayi akan semakin rutin, dan tidur bayi akan semakin nyenyak. Juga jangan lupa untuk susui bayi lebih sering atau kosongkan payudara dengan pompa atau perah tangan setiap dua jam sekali. Karena ingat prinsip awal ASI adalah supply by demand. Semakin sering payudara dikosongkan, maka payudara akan memproduksi ASI lebih banyak lagi.

Oya Mamsi, tahukah Mamsi kalau kualitas ASI berpengaruh pada kandungan lemak ASI atau hindmilk. Hindmilk inilah yang nantinya membuat bayi merasa kenyang dan menjadi booster berat badan bayi. Bayi tidak mudah cranky lagi karena sudah kenyang dari ASI. 

Untuk Mamsi yang ingin ASI lancar, yuk coba Herba Asimor ini. Booster ASI yang praktis, dari bahan-bahan alami yang sudah terjamin mutunya, dan HALAL MUI. Jadi sudah jelas kehalalannya dan tidak perlu diragukan lagi. Buat anak kita, pasti setiap Mamsi ingin memberikan yang terbaik. Bukan hanya baik tapi juga yang HALAL, karena apa yang anak kita makan, sumbernya dari bahan-bahan yang seperti apa, kelak akan menjadi daging dan mempengaruhi akhlaknya juga. Jadi kalau aku sih lebih baik #KawalAwal dengan Herba Asimor yang halal dan baik ini. Insyaa Allah.

Semangat terus para Pejuang kASIh insyaa Allah Mamsi semua bisa menyusui eksklusif dan anak kita lulus ASI sampai 2 tahun. Tetap semangat dan jangan menyerah untuk menyusui si kecil ya Mamsi. Semoga dengan ASI yang kita berikan, bisa membuat anak-anak kita menjadi anak yang tumbuh kembangnya baik dan jadi pribadi yang shalih-shalihah. Aamiin.
• • •
Buat temen-temen yang mau beli Herba Asimor, boleh banget langsung cus ke marketplacenya dapetin diskon menarik ya! Klik aja link ini : https://linktr.ee/asimor.id
Yuk kita kawal awal kehidupan anak kita dengan ASI. 
#KAWALAWAL
#PEJUANGKASIH
#HAPPYMORKIT
0 Shares:
6 comments
  1. MasyaAllah, teori yg baru untuk tambahan ilmu saat kehamilan bgini..
    Walaupun pasti perjuangan dan praktek'a yg masyaAllah tak terbayangkan bagaimana nanti'a 💝
    Jazakillah ummah

  2. MasyaAllah, teori yg baru untuk tambahan ilmu saat kehamilan bgini..
    Walaupun pasti perjuangan dan praktek'a yg masyaAllah tak terbayangkan bagaimana nanti'a 💝
    Jazakillah ummah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

You’re Strong!

Teruntuk siapapun yang sudah/sedang merasakan situasi tidak menyenangkan. Bagaimanapun usaha yang kamu lakukan untuk tetap tegar berdiri. Juga…

Berisik

Pagi ini jalanan lebih berisik dari biasanya. Apa itu berasal dari pikiranku sendiri yang riuh saja? Ah entahlah,…

Kursi

Kursi-kursi di sekitarku masih kosong, silahkan saja kamu duduki. Tidak akan ada yang melarang. Danau seluas ini, tidak…