Laugh on Friday

mainan coro, hiiii jyjyk…

Siang tadi, aku sita mainan ginian dari anak murid. Kemudian tarohlah di kantong gamis. Gak lama berselang, ngajar lah kayak biasa. Sambil rapih-rapihin meja, buang-buangin sampah kertas yang ada.

Ngerogoh kantong gamis tuh, biasanya suka ada struk belanja di alpa yang belom kebuang. Aku raba, dipencetlah dari luar. Kok keras ya, kemudian diambillah sesuatu itu dari kantong gamis.

Asdfghjkl@#$_&-!

Terkedjoet aku terheran-heran.
Kaget setengah mati liat kecoak (((mainan padahal kan))). Jantung rasanya melorot sampe ke kaki. Kulempar jauh-jauh itu makhluk yang menyebalkan. Ekspresiku udah persis di sinetron gitu yang super lebay, tapi kagetnya beneran. Asli, natural ga dibuat-buat. Sampe loncat juga malah.

 
Abis itu nyadar, lah ini mah maenan. Dengan jantung yang masih berdegup kencang. Aku merasa bodoh. Baru kali ini kena prank, tapi sama diri sendiri. Kan kan, cuma gue yang begini. 🤣


Pusing pala bu guru, cari tempat duduk. Alhamdulillah, ga banyak anak-anak yang sadar kalau bu gurunya habis terkena tragedi, jadi ga malu-maluin amat. 😅

Ckckck.
Hikmahnya:
Jangan sampe lupa sama barang-barang sitaan dari anak murid.
0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Cetar Membahana

Bismillah. Kalau dihitung-hitung udah lama juga ya gak mampir ke blog ini. Kasihan, dirimu sudah banyak debu ‘blog’.…

Cermin Dua Sisi

google.com Judulnya hari ini depan laptop menghabiskan kuota yang tersisa, download film-film inspiratif. Keyword yang kali ini ingin…

Amanah

Desember segera muncul ke permukaan, sedang Nopember masih meragukan untuk bersantai-santai ria. Nopember mengisahkan antara pembagian pikiran dan…