Kamu Pantas Diperjuangkan

Seorang wanita yang sedang menanti, lantas berharap seseorang segera datang dengan niat baik dan tujuan baik. Tapi pada kenyataannya, seseorang itu belum datang juga. Seorang wanita yang penerimaannya luas, tetapi lagi-lagi penerimaannya ditinggalkan. Kamu masih harus menunggu sedikit lagi. Sebentar saja.

Orang-orang yang kemarin pernah datang, hanya bertanya dan memastikan. Lalu ia pergi begitu saja. Biarkan saja, ia hanya pemeran pendukung dalam kisah hidupmu. Belum, kata Allah bukan dia.

Kamu terus bertanya-tanya, apakah dia ya Rabb? Hampir setiap dini hari, kamu bangun dan bertanya, apakah dia ya Rabb? Berkali-kali, tanpa lelah, meski lagi-lagi jawaban Allah. ‘Bukan.. sayang, bukan dia yang Aku siapkan untukmu, bersabarlah, dengan kesabaran yang baik…

Kamu pernah hampir patah harapannya. Allah uji rasa husnudzanmu pada takdir yang sudah disiapkan. Tapi, kamu bilang, ‘takdirNya yang terbaik, gapapa aku sedih sekarang. Ia pasti sudah siapkan yang terbaik untukku‘.

Kamu pernah bertanya padaku, dari semua kepahitan yang kamu temui, ‘Apakah aku masih layak diperjuangkan seseorang? Karena rasanya, semua itu mustahil, ketika aku berjuang, orang yang kuperjuangkan malah berbalik meninggalkanku’.

Kamu tidak perlu bertanya seperti itu. Kamu layak untuk diperjuangkan. Semua wanita layak diperjuangkan. Tentang siapa yang akan memperjuangkanmu itu, yang pasti ia adalah seseorang yang kuat tekadnya. Hatinya penuh keyakinan, bahwa kamu adalah seseorang yang nantinya ia jaga dan lindungi penuh rasa sayang. Seseorang itu pasti orang yang paling pas untuk mendampingi kamu, siap mendengar semua ceritamu, siap merawat mimpi kalian bersama, siap menerima apa adanya dirimu, lantas siap untuk sama-sama berjuang dalam kebaikan.

Dear, Allah sayang padamu. Ia siapkan kado itu, setelah kamu mengalami kepahitan yang menurutmu amat menyakitkan. Supaya dengan kehadirannya nanti, syukurmu lebih indah. Bukankah Ia pernah bilang, ‘SesungguhNya setelah kesulitan itu ada kemudahan‘. Allah ingin memudahkanmu, maka bersabarlah dengan kesabaran yang baik.

Kamu pantas diperjuangkan, oleh seseorang yang amat baik hatinya. Karena kamu juga orang baik, yang ingin Allah jaga dalam penjagaan yang terbaik.

Jangan sedih lagi ya?
Allah sayang kamu.



Depok, 11/08/18
©yulinsar
0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Jangan Berhenti!

Saat langkahmu melemah, jaraknya kian pendek, sudah sampai menyeret kaki. Kamu perlu berhenti sejenak. Menepi dari keterlarutan ini.…

Abai

Sebab dirimu diabaikan. Karena dirimu abai pada setiap orang. Ya, sudah seharusnya. Jika kita sakit tertusuk duri, satu2nya…

Kursi

Kursi-kursi di sekitarku masih kosong, silahkan saja kamu duduki. Tidak akan ada yang melarang. Danau seluas ini, tidak…

Kupu-Kupu Cinta

google.com “Kupu-kupu cinta, terbanglah tinggi menuju jalannya. Hinggaplah engkau dibunga yang indah. Terbang bersama hembus angin cinta” Sigma…