Jadi Historis

Akhir-akhir aku jadi suka membuka-buka file lama. Entah itu berupa tulisan atau foto. Membuka itu semua bagai menarikku dalam mesin waktu. Membaca satu persatu tulisan, aku teringat bagaimana tulisan itu bisa tertuang, aku seolah merasakan kembali perasaan yang kusimpan di sana. Begitu juga dengan foto, berjejer gambar-gambar yang menjejakkan kenangan di dalamnya membuat dadaku berdesir. Ah, andai semua hal terbaik dalam hidup bisa kuulang. Energi kebaikan yang ada pada gambarnya serasa hidup dan menghidupkan lagi semangat yang besar.

Aku tahu, kita tidak boleh terpaku pada masa lalu. Tetapi kupikir masa lalu adalah sebagai pembelajaran dan pengingat. Contohnya hari ini, aku jadi berterima kasih pada diriku di masa lalu. Terima kasih karena sudah menjadi kuat,
Terima kasih karena sudah bisa bersabar,
Terima kasih karena sudah mengusahakan yang terbaik,
Terima kasih karena sudah memberikan kenangan yang baik,
Teruslah berbuat kebaikan, untuk dirimu sendiri (juga orang lain) di masa depan.

Masa depan yang penuh ketidakpastian. Di saat semua menunggu perhitungan dan menanti pertanggungjawaban.

Tetaplah bersabar dalam ketaatan. Memang melelahkan, tetapi biarlah hanya Lillah yang terucap dalam keheningan hati dan lisan.

:”)

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like