Ini Bukan Tentangmu

Coba dengar. Suara detak jantungku begitu hebat. Berdegup kencang setiap kali namamu disebut. Padahal kita belum pernah berjumpa, kan? Tapi mengapa rasanya seperti sudah lama sekali saling mengenal? Lucu.


Adakah yang jatuh meskipun tidak ada suara berdebum? Ada, disini. Hatiku. Aku jatuh hati. Pertama kali pada sesuatu yang orang lain tidak melihatnya pada dirimu. Melihatmu terus berusaha mewujudkanku. Itu sangat berat, kan?

Coba dengar. Mulutku seakan bergumam. Menyebut-nyebut satu nama, yang bahkan aku tidak begitu yakin itu adalah namamu. Nama seseorang yang begitu lekat, dihatiku dan pikiranku. Bukan nama aslimu yang masih samar adanya, tapi nama lainmu, dimana orang lain sudah paham tentang ini. Aku, kelak akan memanggilmu suami, kan?

Hei, sampai sini kau sudah mengerti? Coba kau terka sendiri. Siapa yang aku maksud dalam tulisan ini? Kau tahu? Dirimu?

Hahaha. Jangan begitu percaya diri, ini jelas bukan tentangmu. Ini tentangku. Betapa aku jatuh cinta padamu, hanya karena kata “masa depan”. Yang sering kau tuliskan itu.

Iya. Kau tuliskan, bukan lewat dunia maya ini. Tapi lihat, doa-doamu itu tertulis dengan jelas di langit, kan? Dari sana aku melihatnya. Kau sudah mengerti?

#belajar #bersajak #tentang #cinta #apalahakuini #hanya #butiran #hujan #yang #jatuh #dimatamu #juga #jatuh #dihatimu #jodoh #jomblo #happy

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Hujan Kemarin

Rintik yang turun sore ini, mengingatkanku padamu. Saat hujan pertama turun, di hari pertama jumpa. Tas punggung abu-abu,…

Kupu-Kupu Cinta

google.com “Kupu-kupu cinta, terbanglah tinggi menuju jalannya. Hinggaplah engkau dibunga yang indah. Terbang bersama hembus angin cinta” Sigma…

Terlambat

Pernah tidak, sesekali dalam hidupmu kamu merasa baik-baik saja. Namun, seiring berjalannya waktu kamu tersadar bahwa apa yang…