Hingga Radarmu Menemukanku

Terkadang beberapa hal tak memerlukan logika untuk menjawabnya. Misalnya cinta, ya cinta! Lama tak ku bahas tentang hal yang satu ini, bukan karena tabu, tapi karena aku tak mau ada yang terlalu jauh memaknai arti sebuah cinta. Tak sekedar mencintai, lantas kita memiliki. Milikilah cinta, baru kita belajar arti cinta. Tentu aku bukan seorang yang ahli tentang cinta. Aku canggung untuk membahasnya.

Rindu, rindu itu terlalu dalam untuk diselami. Rindu pada hal yang belum pernah kujumpai. Rindu pada seseorang yang belum pernah kutemui. Rindu akan masa depan, masa depan yang kutak tau akan bersua dengan siapa. Hal yang tak mudah untuk ku mengerti, kenapa aku merasakan rindu seperti ini. Jika ku urut daftar impianku, rasanya masih sangat jauh. Cukup jauh. Mungkin orang lain akan tertawa, bahkan mencibir dengan rindu yang terlanjur tertanam kuat ini.

Aku tak mengharapkan kau datang terlalu cepat, atau terlalu lambat. Hanya berharap kau datang disaat Allah mengizinkan kita menyatukan rindu yang telah lama memasung dada. Temui aku di setiap doamu, datangi aku dengan istikhorohmu.

Bukan mapan secara harta yang kucari, namun mapan secara ilmu dan keshalihan yang kudamba. Denganku, kuharapkan kita akan sampai pada kemapanan harta. Ku hibahkan diriku padamu (dimasa depan). Aku beserta disisimu, sejauh yang aku bisa.

Biar kupendam rindu ini dalam-dalam, hingga pada saatnya radar jodoh kita bertemu dalam ridhoNya. Aamiin.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Pertemuan

facebook.com Di pagi yang sedikit redup ini semua orang bertakbir menyaksikan fenomena alam yang sejak zaman sd dulu…

Rindu

Rekor! Udah setahun lebih gak pernah begadang lagi dan akhirnya begadang juga. Dahsyat, badan udah kayak melayang rasanya…