Hakikatnya Kau Tak Pernah Sendiri

Hakikatnya kau tak pernah sendiri.


Lihat matahari? Bagaimana dengan bulan? Mereka memang tak pernah bersama. Namun, mereka saling menyemangati dalam tugasnya masing-masing. Meski tak pernah bertemu.

Ya begitulah, misalnya dalam amanah yang dijalani sekarang. Berada di bidang keilmuan sebuah komisariat dakwah, tentu tak hanya kau penghuninya. Masih ada anggota lainnya bukan? Terutama orang itu, yang akhir-akhir ini tak bisa membagi waktu dengan baik. Cukuplah. Cukuplah hanya Allah yang membersamai tiap langkah.

Yang menyaksikan tiap goresan dihatimu. Yang mengobati segala perih yang hadir di sudut perasaan. Bukankah kau yakin? Bahwa tiap apa yang kita lakukan ini membawa kebaikan? Lantas mengapa sedih?

Laa tahzan innallaha ma’ana.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Serpihan Itu

Waktu berjalan cepat, bahkan terlalu cepat. Hingga tak kusadari rongga-rongga hati yang dulu pernah terisi, kini tiada lagi.…

Jika

Jika suatu hari nanti kamu tertarik dengan seseorang. Pastikan hatimu kuat menghadapi keburukan-keburukannya yang bisa saja membuatmu justru…

Rumah

Kau tahu rumah? Ya, rumah yang memiliki atap, jendela dan pintu. Tempatmu bernaung dan berlindung dari segala ekspresi…