Diam dalam Kesabaran

Diammu saat ini, mampu menyelamatkan. Sebab kita butuh jeda, dari harapan yang (mungkin) terlalu tinggi, dari ruang tunggu yang terlalu sepi, dari riuhnya pertanyaan dalam pikiran yang seolah-olah menjadi hakim atas segala yang kita lakukan.

Kita butuh diam. Sejenak.

Berusaha menemukan kembali, arti dan tujuan kita pada awalnya. Jangan heran, banyak orang yang mundur teratur, karena terlalu semangat di awal. Lupa bahwa tidak hanya semangat yang diperlukan, tetapi keistiqomahan. Ketetapan hatimu dalam menentukan suatu hal.

Tidak semua rencanamu harus dikabarkan.
Tidak semua kisah harus kamu ceritakan.
Tidak semua orang memerlukan itu.
Niat dan tujuanmu,
semoga Allah menyampaikannya.

Diamlah dalam kesabaran,
yang paling baik.

©yulinsar

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like