Berprasangka yang Paling Baik

Segala yang meresahkan akan memiliki ujung. Semua kegelisahan akan berakhir. Seringkali kita sudah merasa terbebani akan tugas yang menumpuk di hari-hari ke depan. Sibuk memikirkan apa yang perlu dipersiapkan. Memikirkan saja, tanpa melakukan hal apapun untuk menyiapkannya.
 
Segala hal yang menurutmu memberatkan, menggelisahkan, sebenarnya tidak pernah semenakutkan itu. Ketakutanmu, ketidakpercayaan dirimu yang terlalu besar hingga menutupi potensi yang kamu miliki. Orang-orang yang tidak peduli atas keraguanmu, mereka yakin padamu. Mereka percaya kamu bisa melaluinya.

Ingat? Pundak yang kuat sudah Allah siapkan, jauh sekali sebelum datangnya masalah kepadamu. Kamu bisa, kamu pantas mengemban tugas yang memang sesuai kapasitasmu. Jangan pernah mengecilkan semangat dan niatmu. Karena jauh sebelum itu, Allah sudah menakar segala sesuatunya sebaik mungkin, hanya untukmu.

Lagi-lagi, tugasmu hanya taat kan? Jalani saja, percayalah bahwa dirimu mampu, dirimu kuat, sisanya biar Allah saja yang menyelesaikan. Hingga nanti, masa-masa itu sudah lewat. Kamu yang sudah menguatkan diri sebaik mungkin. Kemudian kamu akan memahami bahwa apa yang sudah kita lewati, ternyata kita bisa menjalaninya dengan baik. Ternyata kekhawatiranmu tidak terbukti. Ia hanyalah bagian dari ketidaktahuanmu.

Tetaplah berprasangka yang paling baik.
 
 
 
Depok, 26/8/18
0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Sabar Yhaa!

Merenovasi rumah itu ga mudah, kadang beberapa bagian harus dihancurkan dulu. Baru kemudian dibangun lagi dengan yang lebih…

Adalah Aku

Aku adalah embun yang ingin kamu temui pagi tadi. Aku adalah matahari yang dengannya kamu bisa menjemur baju…

Temaram

Di balik awan malam ini, sinar bulan tampak malu-malu. Mengintip dari kejauhan. Sepasang manusia yang menatapnya dari bawah…

Berisik

Pagi ini jalanan lebih berisik dari biasanya. Apa itu berasal dari pikiranku sendiri yang riuh saja? Ah entahlah,…