Apakah Hujan Akan Menghampiri Kita?

Bolehkah aku sedikit bertanya pada mentari yang terik siang hari ini?
“Adakah hujan menghampiri kita dalam waktu yang dekat ini?”

Aku sedang merasakan hal yang sebelumnya sulit kutafsirkan ini apa. Mungkinkah aku sudah mulai membiakkan bibit-bibit yang seharusnya tak boleh berkembang sebelum nutrisinya terpenuhi?

Ah, lagi-lagi hening itu menyelubungi perasaanku. Pikiranku terus saja mengulang pertanyaan yang sama “Adakah hujan menghampiri kita dalam waktu yang dekat ini?”

Aku tak tahu pasti bagaimana aku harus menyembunyikan hal yang menari-nari dipikiranku. Karena, perlahan seakan berontak, ingin ditunjukkan pada khalayak. Tapi sekali lagi aku membentur pertanyaan “Adakah hujan menghampiri kita dalam waktu yang dekat ini?”

Tess.. tess..
Gerimispun mulai turun. Setitik dua titik air melebur ke bumi. Menyatukan keduanya dari jarak yang sedemikian jauhnya. Meski terjatuh, sakit, tetesan air itu memeluk tanah dengan erat. Menyembuhkan luka akibat kekeringan yang melanda.

Titik air yang lain pun jatuh mengalunkan melodi kisah yang indah. Karena semua tahu bahwa ini akan berakhir bahagia.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Kepada Langit

Ingin kusampaikan sebuah cerita pada langit tentang sesak yang akhir-akhir ini melingkupi perasaanku.Tentang keheninganku pada semua hal. Tentang…

Kupu-Kupu Cinta

google.com “Kupu-kupu cinta, terbanglah tinggi menuju jalannya. Hinggaplah engkau dibunga yang indah. Terbang bersama hembus angin cinta” Sigma…