Aku Hanya Ingin Mengobati Lukaku Sendiri

Lelah.

Aku sudah lelah, muak dengan keadaan.

Aku benci, bahkan pada diriku sendiri.

Harus berapa lamakah ku tanggung semua ini? Sendiri?

Aku sadar bahwa diluar sana banyak tangan-tangan bidadari yang menghampiri.

Kosong.

Aku tak peduli seberapa banyak air mata ini akan keluar.

Di dalam sini. Hati yang jauh lebih menderita.

Dalam.

Belum ada seorang pun yang mampu membukanya.

Banyak yang coba menggapai. Percuma.

Tak banyak yang akan ku ceritakan.

Karena semua hanya akan membuka sembilu.

Yang lama belum mongering.

Yang sudah menjadi borok menahun.

Yang bahkan tiada yang mau untuk mengobati.

Terlanjur.

Aku tak akan membukanya pada seorang pun.

Bukan! Bukan aku hanya mencari perhatian.

Bukan aku mengharapkan perhatian.

Bukan aku ingin diperhatikan.

Semua ini lebih dari sekedar sepatah-dua patah kata “kamu kenapa?”

Lebih dari yang engkau bayangkan.

Aku hanya. Hanya mencoba mengobati lukaku sendiri.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Matahari Bersinar

Tiba saatnya matahari menunjukkan sinarnya..Memberikan kehidupan bagi sekelilingnya…Menebar hangat tanpa menyengat..Menabur manfaat meski kadang di hujat… Ya.. matahari…

Iri

Kok jadi iri sih sama dia? Mulanya memang tak pernah selintaspun akan punya perasaan ‘aneh’ ini sama dia…